BBGP DIY Selenggarakan GEBRAK KOMBEL Berbasis Mata Pelajaran

Senin (24/6/2024), Balai Besar Guru Penggerak (BBGP) Daerah Istimewa Yogyakarta menyelenggarakan Gerakan Bersama Penggerak Komunitas Belajar (GEBRAK KOMBEL) Berbasis Mata Pelajaran (Tahap 5: Bimbingan Teknis dan Penyusunan Rencana Tindak Lanjut (RTL) Gelombang 1, tanggal 24 – 28 Juni 2024.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala BBGP DIY, Dr. Adi Wijaya., Senin (24/6/2024) di Aula Ki Hadjar Dewantara sekaligus menyampaikan kebijakan terkait tugas pokok BBG DIY dan pemberdayaan komunitas belajar, Pada kesempatan tersebut, beliau menjelaskan bahwa dalam meningkatkan kompetensi pendidikan dan tenaga kependidikan, BBGP DIY memberikan fasilitas area komunitas belajar melalui ruang PMM, ruang IKM dan Radio Edukasi.

Adi juga menambahkan guru dan tenaga pendidik dapat memanfaatkan area komunitas belajar tersebut dengan mengajukan surat ke BBGP DIY. Dengan hal tersebut permasalahan pembelajaran yang ada akan mendapat solusi dengan bantuan tenaga fungsional yang ada di BBGP DIYsehingga tidak ada lagi permasalahan pembelajaran yang menjadi masalah atau beban individu atau sekolah.

” Saya mengharapkan dengan program Gebrak Kombel dapat membangun learning community guru berbasis komunitas belajar melalui pemberdayaan penggerak komunitas dari guru penggerak dan guru inti sehingga guru dapat berkolaborasi dan bersinergi meningkatkan kompetensi diri,” ujar Adi.

Pada Gebrak Kombel Berbasis Mapel Tahap 5 ini, penggerak komunitas belajar akan diberikan bimbingan teknis untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan dalam merancang, melaksanakan, dan mengevaluasi pembelajaran untuk mendukung optimalisasi peran penggerak komunitas belajar sebagai penggerak kolaborasi.

Ketua Tim Kerja Kemitraan dan Pemberdayaan Komunitas, Nunik Sukeksi menjelaskan Bimtek ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi pedagogi dan profesional guru berdasarkan jenjang dan atau mapel tertentu, sesuai dengan pembelajaran berbasis paradigma baru dan dengan pendekatan asset-based thinking untuk kemudian dapat didiseminasikan ke anggota komunitas belajarnya, baik komunitas belajar intra sekolah maupun antar sekolah.

Sebagai informasi, Bimtek diikuti oleh 140 orang guru dari jenjang PAUD, SLB, SD, SMP dan Kesetaraan dari Kota  Yogyakarta, Kab. Sleman, Kab. Bantul, Kab. Kulon Progo dan Kab. Gunung Kidul. (RK)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *